Kamis, 03 Maret 2016

BAB VIII
KESIMPULAN




Berdasarkan hasil pengamatan dan penelitian di lapangan serta analisis laboratorium, maka dapat disimpulkan mengenai kondisi geologi daerah gunung api Merbabu yang mencakup Daerah Lencoh dan sekitarnya. yaitu:
1.        Geomorfologi daerah penelitian terbagi menjadi 3 satuan geomorfologi, yaitu: sautan fasies sentral (FS), satuan fasies proksimal (FP), satuan fasies proksimal Merapi (FPM). Stadia sungai di daerah penelitian berupa stadia muda dengan stadia daerah muda. Pola aliran daerah penelitian yaitu radial dan paralel.
2.        Satuan litologi pada daerah penelitian terbagi menjadi 4 satuan tidak resmi, yaitu: satuan intrusi andesit (Ia), satuan lava blocky basalt (Lbb), satuan lava andesit Merapi (Lam), satuan lava basalt (Lb) dan satuan lava andesit (La).
3.        Struktur geologi daerah penelitian melingkupi struktur kekar, struktur sesar; sesar turun Pregadalem, sesar turun Ngadirejo, sesar turun Mangu, sesar mendatar Banyuroto, sesar turun Selo, sesar turun Patran, dan sesar Merbabu-Watutulis.
4.        Fasies gunungapi pada daerah penelitian terbagi menjadi 3, yaitu; fasies sentral, fasies proksimal dan fasies proksimal Merapi.

5.        Bencana alam yang sering terjadi di daerah penelitian adalah longsoran tanah, bahaya gunung api, kebakaran hutan saat musim kemarau, dengan potensi geologi melingkupi tambang batu dan pasir, geowisata, dan permukiman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar